SMK PP Negeri Padang Mengatas kembali mengambil langkah strategis dalam mengembangkan kompetensi kewirausahaan siswa melalui kerja sama dengan pelaku usaha ternak dan kuliner, Bapak Ja’far. Beliau merupakan seorang pengusaha sukses di bidang penyediaan kambing aqikah dan qurban di Kota Padang, sekaligus menjabat sebagai anggota DPRD Kota Padang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh semangat untuk membekali siswa dengan pengalaman langsung di lapangan, khususnya dalam bidang peternakan kambing yang menjadi salah satu fokus keahlian di SMK PP Negeri Padang Mengatas. Dalam kolaborasi ini, Bapak Ja’far tidak hanya bertindak sebagai mitra usaha, tetapi juga sebagai mentor yang berbagi pengalaman dan pengetahuan praktis seputar manajemen peternakan, pemasaran, hingga pengelolaan usaha aqikah dan qurban.
Pada kunjungannya ke SMK PP Negeri Padang Mengatas, Bapak Ja’far disambut oleh pihak manajemen sekolah, guru produktif peternakan, serta para siswa yang tergabung dalam program kewirausahaan. Dalam kegiatan tersebut, beliau menyampaikan pentingnya membangun pola pikir wirausaha sejak dini, terutama bagi siswa SMK yang telah dibekali keterampilan teknis selama masa pendidikan. Menurutnya, dunia peternakan kambing menyimpan peluang besar, baik dalam skala kecil maupun industri, khususnya untuk kebutuhan aqikah dan qurban yang terus meningkat setiap tahun.
Sebagai bagian dari program pengembangan usaha, Bapak Ja’far melakukan pendampingan langsung dalam manajemen ternak kambing yang dimiliki oleh sekolah. Ia memberikan arahan teknis tentang pemilihan bibit unggul, sistem pemeliharaan intensif dan semi-intensif, strategi pakan alternatif yang efisien, serta cara mengelola kesehatan hewan secara berkala. Tidak hanya itu, ia juga berbagi strategi pemasaran yang efektif, mulai dari pemanfaatan media sosial, pengemasan produk layanan aqikah, hingga kerja sama dengan lembaga keagamaan dan komunitas masyarakat.
Salah satu nilai tambah dari kegiatan ini adalah adanya pembelajaran berbasis proyek nyata. Para siswa dilibatkan secara langsung dalam simulasi proses pemesanan kambing aqikah, penimbangan bobot kambing, serta pengelolaan kandang dan kebersihan. Kegiatan ini dirancang agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi mampu mengelola usaha secara langsung, termasuk memahami risiko, tantangan, dan cara mengatasinya.
Selain itu, dalam sesi diskusi bersama guru dan manajemen sekolah, Bapak Ja’far menyatakan kesediaannya untuk menjadi mitra jangka panjang dalam pengembangan teaching factory berbasis peternakan kambing. Ia melihat potensi besar di SMK PP Negeri Padang Mengatas dalam mencetak tenaga kerja terampil sekaligus calon wirausahawan muda di sektor peternakan. Dukungan dari pelaku usaha seperti beliau diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha, sekaligus membuka peluang pemasaran hasil ternak siswa ke jaringan mitra usaha yang lebih luas.
Kerja sama ini juga menjadi bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka yang mendorong keterlibatan dunia kerja secara langsung dalam proses pembelajaran. Melalui kegiatan seperti ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis, tetapi juga dibekali pengalaman kerja nyata dan jejaring yang dapat dimanfaatkan setelah lulus dari sekolah.
Pihak sekolah menyambut baik inisiatif ini dan berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan pelaku usaha yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan potensi generasi muda. Dengan dukungan seperti ini, SMK PP Negeri Padang Mengatas menargetkan terbentuknya unit usaha siswa yang mandiri dan berkelanjutan, sekaligus mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan pelajar.
Pengembangan usaha ternak kambing bersama Bapak Ja’far menjadi contoh konkret bagaimana kolaborasi yang kuat antara sekolah dan dunia usaha mampu menciptakan ekosistem pembelajaran yang hidup, relevan, dan berdampak langsung. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi siswa dan sekolah, tetapi juga menjadi kontribusi nyata dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan.
Dengan semangat gotong royong dan visi bersama, SMK PP Negeri Padang Mengatas terus bergerak menjadi pusat unggulan dalam pendidikan vokasi pertanian dan peternakan, mencetak generasi muda yang terampil, tangguh, dan siap menghadapi tantangan zaman.

